Arsip Bulanan: Oktober 2013

Negaranya orang-orang pintar

Assalamualaikum wr wb 🙂

Ide tentang tulisan ini saya peroleh ketika sedang menyimak mata kuliah Pendidikan Pancasila oleh Bapak Armaidi, pada kesempatan tersebut beliau berkata bahwa “Negara ini berdiri dan dirumuskan oleh orang-orang yang pintar ! Panitia 9 PPKI itu isinya orang-orang yang intelek luar biasa.” Perkataan beliau membuat saya penasaran untuk kemudian membaca artikel yang berkaitan

Dan wow ! Perkataan beliau benar sekali, Para anggota panitia 9 PPKI memang orang-orang yang Extraordinary lah bahasa kerennya. Tidak percaya? Dibuka sendiri deh, buka di wikipedia-panitia 9 terus baca laman masing-masing anggotanya 😉

Diantara mereka ada yang fasih lebih dari satu bahasa (Agus Salim bisa 7 bahasa) Bermacam-macam gelar akademik menghiasi nama-nama mereka. Dari Insinyur, Dr, Drs, Bahkan beberapa menyandang gelar Profesor -_- !

Kalau dipikir-pikir, memang sebenarnya negara kita ini penuh orang-orang pintar. Yang ngerumusin negaranya aja pintar-pintar semua. Sampai sekarang juga stok orang pintar di Indonesia tidak bisa dibilang sedikit, tetap banyak seperti dekade-dekade yang telah lewat.

kan lumayan sering  tuh ada berita kayak gini, Putra-putri Indonesia menang olimpiade pelajaran X, di Negara Y, bawa pulang medali sekian, atau Mahasiswa Indonesia ikut Kompetisi internasional bidang Z, menang melawan Negara barat bla bla bla.

Tapi kenapa negara kita lambat sekali majunya ? (Saya ga mau ngomong kalo negara kita ga maju-maju, maju kok tapi ya itu, lambat)

Padahal orang-orang pintarnya banyak..tapi…

Di sektor pembangunan/pengembangan teknologi negeri Katanya sih orang-orang pintarnya pada keluar karena lebih dihargai kepintarannya di negara lain, contoh Pak Habibie..

Oke gapapa, memang begitu adanya kayaknya. Bangsa Indonesia memang pengidap Inferiority kompleks tingkat lanjut. Lebih suka make tenaga profesional asing daripada orang pintar negaranya sendiri.

Di sektor Kepemimpinan-Politik-Hukum juga yang ngisi orang-orang pintar, Anas Urbaningrum, Akil Mochtar misalnya, orang pintar loh mereka. tapi sangat disayangkan kepintarannya.

Pak Presiden SBY juga orang pintar, lulusan akademi militer USA lupa di negara bagian mana, tapi kok negara ya begini-begini aja sekarang? Tanda tanya besar bukan.

Realitanya juga menyedihkan, tuh pada ditangkap satu-satu.. karena orang-orang pintarnya juga pintar korupsi,terus ngeles play victim berlagak korban << paling bikin kesal nih.

Kemarin belum lama saya mengikuti Kajian diskusi DPW KMFH-UGM yang bertema ‘Mendidik Indonesia’

Penjabaran pembicara Mas Eko Prasetyo sangat menarik, beliau berpendapat bahwa sudah saatnya sistem pendidikan Indonesia dirombak total dari bawah. dimulai dari TK kalau perlu.

Agar orang-orang pintarnya lebih kritis, lebih berani, berkarakter dan bertanggung jawab. Hmmm Utopis sekali kedengarannya memang, tapi kalau anda hadir di Kajian diskusi kemarin dan mendengarkan konsep pendidikan yang ditawarkan Mas Eko Prasetyo.

Maka saya jamin, anda juga akan seperti saya, lebih memilih Mas Eko Prasetyo untuk langsung saja naik jadi Menteri Pendidikan.

Lengserkan saja M.Nuh dan Program-program pendidikannya yang tidak berguna itu ! (UN 20 Paket penerapan kacau amburadul bikin susah angkatan 2013 saja hahaha)

Mungkin di lain kesempatan apabila saya sudah mendapat soft file dan rekaman kajian ‘Mendidik Indonesia’ kemarin, akan saya rangkum dan tulis di blog ini 🙂 sekian dulu deh~

Yogyakarta 19 Oktober 2013

Selamat malam.

The Iron Game

Gambar

“Everybody want to be bodybuilder, but nobody want to lift heavy ass weight” — Ronnie Coleman

“Semua orang pengen badan atletis, tapi tidak semua mau memikul beban beratnya” kurang lebih begitulah arti nya.

Saya tidak percaya sama perkataan orang-orang yang bilang “Ah saya maunya yang biasa-biasa aja” dalam hati kecilnya mereka PASTI mau. (seandainya ada pil ajaib instan, pasti ditenggak tanpa ragu sama mereka)

1 tahun lebih sudah saya ‘bergaul’ dengan besi. Binaraga/Iron Game/Weight training sangat banyak manfaatnya, sudah saya rasakan sendiri (loh kok kedengarannya seperti iklan obat? hahaha)

Badan jadi lebih  padat berisi itu sudah pasti, lebih sehat juga, tapi benefit yang menurut saya paling berharga adalah mental yang terbentuk dari penerapannya. Lebih disiplin, konsisten, teratur.

Binaraga ada banyak filosofinya, menurutku yang paling utama. It’s about you against yourself. Hanya kamu melawan dirimu sendiri tidak berkompetisi dengan orang lain. Jadi jangan suka membanding-bandingkan progress dengan orang lain, itu salah. Apalagi kuat-kuatan beban angkatan.

Yang diangkat itu memang beban, tapi bukan beban yang berdasar egomu, belajarlah mengenal batasan kemampuan diri saat ini. Karena itu kita berlatih, supaya bisa lebih baik dari kemarin.

Latihan beban itu salah satu penemuan terbaik manusia loh, sudah dari berabad-abad lalu. rugi kalau tak pernah mencobanya. Siapa tau cocok dan jadi passion anda juga hahaha.

Coba diingat-ingat, patung-patung yang menggambarkan dewa / manusia dari zaman yunani berotot semua kan ? Itu berarti dari zaman dahulu kala orang-orang juga sudah mengapresiasi betapa besarnya nilai Estetis tubuh kita ini apabila dilatih dan dijaga dengan baik. Ada perkataan panjang dari filsuf Socrates (temennya aristoteles) yang paling saya senangi

“What a disgrace is for a man to grow old, without ever seeing the beauty and the strength which is body capable of”

“Sungguh suatu hal yang disayangkan, apabila seseorang bertambah umur semakin tua, tanpa pernah melihat keindahan dan kekuatan yang tubuhnya bisa capai”

Bener banget tuh perkataannya,

Badan saya dulu kurus berlemak, sekarang jauh lebih enak dilihat di cermin

Pergelangan tangan saya kalo anda lihat, kecil sekali seperti perempuan (pergelangan ga ada ototnya jadi ga bisa tambah besar) Tapi angkatan benchpress saya bisa menyamain yang pergelangan / perawakannya lebih besar dari saya.

Tapi semua dicapainya tidak instan, secara bertahap pastinya.

Potensi tubuh manusia itu luar biasa, walau dibatasi genetik yang berbeda-beda. Batas potensi maksimum genetik itu yang dijadikan target final.

Yang tertarik bisa dimulai dengan latihan sederhana saja dulu seperti pushup/pull-up di rumah, tapi harus berani mencoba, datangi Gym terdekat, perbanyak baca literatur/artikel yang berkualitas. Kamu ga akan kemana-mana sob kalau ga membaca.

Iron Game itu Way of life bro, diterapkan seumur hidup. Dan PENUH TRIAL AND ERROR kalau baru mulai mencoba (namanya juga belajar) last but not least, buat yang berpikir ini lifestyle ga guna harus konsumsi suplemen macam2, penggunaan suplemen itu OPSIONAL, mindset sangat salah itu kalau mau besar,sixpack,estetis harus pakai suplemen, yang penting itu asupan makanan bergizinya !

Saya pinjem tagline produk susu yang ga terlalu berkualitas kandungannya dulu ya

trust me, it works

AND IT WILL BE WORTH IT

selamat malam.

Yogyakarta, 9 Oktober 2013

Sudah Mahasiswa kamu harus belajar menulis !

Yah hal inilah yang terus terlintas beberapa kali di pikiran saya sejak mulai memasuki jenjang perkuliahan ini. Setelah mendapat dorongan disana dan disini serta dukungan dari kakak-kakak tingkat saya, akhirnya saya bisa menyempatkan waktu untuk memulainya hahaha.

Untuk postingan pertama mungkin saya awali saja dengan pengantar sederhana + ucapan syukur kepada Allah SWT, karena atas tuntunanNya saya diberi kesempatan berkuliah di fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, suatu kebanggaan yang amat sangat bagi seorang siswa yang tergolong biasa saja sewaktu SMA 🙂

Rentetan-rentetan kejadian yang menuntun ke rantau ini sering membuat saya tersenyum sendiri. Bagaimana tidak, saya bukanlah orang  yang memiliki target tinggi untuk diterima di PTN yang top, target saya diterima di Unmul Samarinda ajalah atau UnHas Makassar pulang ke kampung juga sudah okesip sekali.

Tapi yang diatas berkehendak lain, dibuatnya saya berkenalan dengan seseorang ‘one of a kind’. Yang menjadi turning point saya untuk berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Dia ingin berkuliah ke UGM, dengan naif nya saya juga jadi ingin mengikutinya kesana. Dari yang biasanya malas-malasan saya mulai belajar agar bisa diterima disana juga.

Hidup memang penuh hal yang tidak dapat disangka-sangka, saya lulus diterima (Alhamdulillah) namun dia yang menjadi motivasi saya tidak…  Yah mungkin memang inilah jalan yang terbaik menurutNya.

“Dijalanin aja, mungkin memang rezekimu disana” begitu kata dia. Pribadi yang biasa ini bertemu dengan orang-orang hebat di Universitas Kerakyatan ini berkat senyumanmu. Semoga begitu kembali ke kota tepian (sudah minum air mahakam nih) diri ini terbentuk menjadi orang yang hebat juga. Sekian dulu~